Sinopsis The Legend Of Jin Yan Episode 3 Part 1 – Episode sebelumnya baca di sini. Untuk menyaksikan lengkap Kalian sanggup cari selengkapnya di goresan pena yang ini. Yuk simak berikut ini..
Sekarang nama Sujin meningkat menjadi Jinyan, alasannya merupakan beliau mengaku terhadap Pangeran Yu bahwa namanya merupakan Jinyan.
Penginapan


Jinyan (Sujin) dan Pangeran Yu beristirahat di penginapan. Jin Yan menolong Pangeran Yu mengobati luka di tangannya.
Kediaman Ibunda Permaisuri

Pangeran Jin dan Zhong Li masuk ke Kediaman Ibunda Permaisuri, sedangkan Suyu dan Nyonya Wen menanti di luar kediaman.
Penginapan


Jinyan menyaksikan ada luka di punggung Pangeran Yu. Jinyan memiliki gagasan membuka baju Pangeran Yu untuk mengobati lukanya.

Pangeran Yu terkejut dengan kelancangan Jinyan, tanpa sengaja Pangeran Yu mendorong Jinyan.
Jinyan nyaris terjatuh, untung saja Pangeran Yu eksklusif gesit memukau Jinyan, hasilnya mereka berdua jatuh (jatuh dengan adegan yang romantis dan di atas kawasan tidur).

Jinyan risau kenapa Pangeran Yu tiba-tiba murka “kamu kenapa?”
Pangeran Yu, “saya belum pernah berjumpa dengan gadis sepertimu, membuka baju lelaki dan duduk di atas saya”

Jinyan terjaga akan kelakuannya, Jinyan eksklusif menjauh dari Pangeran Yu.
Jinyan, “aku cuma ingin mengobati lukamu”

Pangeran Yu membisu sejenak, “kemari, bantu saya mengobati luka”
Jinyan, “tidak .. tidak mau”
Kediaman Ibunda Permaisuri

Ibunda Permaisuri murka dengan kelakuan Pangeran Jin dan Zhong Li. Pangeran Jin memohon terhadap Ibunda Permaisuri untuk merestuinya menikah dengan Nona Wen, alasannya merupakan ia sudah menggemari Nona Wen bertahun-tahun, serta ada perjanjian pernikahan, sungguh sukar baginya untuk melepaskan Nona Wen.

Ibunda Permaisuri mengajukan pertanyaan terhadap Zhong Li, “Dimana Pangeran Yu?”
Zhong Li memberi tahu bahwa Pangeran Yu diserang di saat menuju ke Kediaman Wen dan kini tidak dikenali keberadaannya.

Ibunda Permaisuri kian murka, “Kalian ingin membuatku betul-betul marah?!!, Cepat gerakan seluruh pasukan untuk mencari Pangeran Yu”
Penginapan

Pangeran Yu menegaskan untuk mengobati lukanya sendiri, alasannya merupakan Jinyan menolak menolong (Jinyan masih kesal alasannya merupakan di saat ia ingin membantu, Pangeran Yu malah mendorongnya).
Melihat Pangeran Yu kesulitan mengobati lukanya sendiri, Jinyan jadi kasihan, sehingga ia menolong Pangeran Yu.

Pangeran Yu mengajukan pertanyaan ke Jinyan, “sebenarnya apa duduk permasalahan yang sedang kau hadapi?”
Jinyan, “Masalah ini melibatkan banyak hal, lebih baik saya fikirkan sendiri saja solusinya”

Jinyan pun kisah bahwa ia memiliki teman dekat yang dilamar dua orang lelaki sekaligus, namun beliau tak mau menikah dengan keduanya, namun jikalau menolak beliau akan mendapat hukuman.
Pangeran Yu sadar yang dimaksud Jinyan, teman dekat dalam ceritanya merupakan Nona Wen.
Jinyan kaget, “Darimana tuan mengetahuinya?”
Pangeran Yu, “kamu ingin pergi ke perbatasan, itu niscaya berafiliasi dengan kediaman Wen, ditambah lagi kisah mu seumpama itu, orang kurang terpelajar pun semestinya mengerti”

Pangeran Yu, “Apakah kau benar teman dekat Nona Wen?”
Jinyan, “tentu saja”
“Sepertinya beliau sanggup menolong membatalkan ijab kabul ini” gumam Pangeran Yu dalam hati.
Pangeran Yu memberi nasehat ke Jinyan untuk menolong membatalkan ijab kabul temannya, dengan cara merubah horoskopnya (ramalan nasib).
Ramalannya, “Menjadi kaya raya,namun menenteng sial, nasibnya tidak sesuai dengan keluarga kerajaan. Bahkan sanggup menenteng sial bagi suaminya”
Pangeran Yu, “Apakah temanmu, akan mau berkorban menemukan ramalan horoskop seumpama itu?”
Jinyan, “yang penting tidak menikah dengan kedua lelaki tersebut, beliau niscaya menerimanya”

Akhirnya Jinyan tentukan mengikuti nasehat Pangeran Yu, ia tidak jadi pergi ke perbatasan, beliau menegaskan untuk mencari seseorang yang sanggup menghasilkan amulet takdir itu.
Pangeran Yu menyakinkan Jinyan, “Apakah percaya menggunakan rencana ini?, Nantinya temanmu itu akan sukar menikah”

Jinyan terdiam, ia jadi risau menegaskan pilihan. (Tentu saja Jinyan juga ingin menikah, beliau berpikir bagaimana jikalau tidak ada yang akan menikahinya).
Kediaman Ibunda Permaisuri

Ibunda Permaisuri, “Saya mengerjakan ini alasannya merupakan terpaksa, saya memang tidak mengenali duduk permasalahan perjodohan mu, namun surat perintah sudah diumumkan. Semua orang sudah tahu”
Pangeran Jin melawan, ia tetap ingin menikahi Nona Wen.

Pangeran Jin, “Ibunda, dahulu di saat mereka menentang Pangeran Yu mewarisi tahkta. Saya mengikuti perintah mu, lalu di saat Ibunda juga merebut pasukan saya, saya tetap mematuhi perintah. Tapi kali ini berbeda, saya cuma ingin memiliki Wen Sujin saja”
Ibunda Permaisuri, “Pangeran Jin, apakah anda ingin memberontak!!!”

Pangeran Jin mengancam akan bunuh diri jikalau Ibunda Permaisuri tidak merestuinya.

Suyu panik, mendengar Pangeran Jin akan melukai dirinya sendiri. Suyu bergegas masuk ke dalam. Suyu memohon pengampunan, “Saya memiliki berkah diseleksi Ibunda Permaisuri dan mendiang raja, namun saya dengan Pangeran Jin sudah terlebih dahulu memiliki perjanjian pernikahan, harap Ibunda Permaisuri sanggup membatalkan perintah”
Nonton The Legend Of Jin Yan Episode 3 Subtitle Indonesia
All images credit and content copyright : Tencent Video, WeTV